Pabrikan otomotif asal Tiongkok, BYD, tengah menyiapkan pengembangan lanjutan untuk lini pikap Shark, termasuk versi listrik dan model berukuran besar.
Meski rencana tersebut sudah mulai dibicarakan, realisasinya diperkirakan masih membutuhkan waktu.
Rencana Hadirkan Versi Listrik
BYD mengungkapkan adanya minat dari pasar terhadap Shark 6 versi listrik murni.
Permintaan tersebut datang dari berbagai sektor, termasuk industri yang membutuhkan kendaraan tanpa emisi di area operasional tertentu.
Sejauh ini, Shark 6 yang tersedia masih mengandalkan teknologi plug-in hybrid.
Pengembangan Pikap Ukuran Besar
Selain versi listrik, BYD juga mempertimbangkan menghadirkan pikap berukuran lebih besar.
Model ini disebut akan menyasar segmen kendaraan besar seperti yang selama ini diisi oleh produsen Amerika.
Ukuran kendaraan tersebut diproyeksikan mendekati pikap full-size yang populer di pasar global.
Masih Fokus pada Model Saat Ini
Meski ada rencana ekspansi, BYD saat ini masih memprioritaskan pengembangan Shark 6 yang sudah ada.
Beberapa varian baru tengah disiapkan, termasuk peningkatan performa dan konfigurasi mesin.
Langkah ini dilakukan sambil mempelajari kebutuhan pasar sebelum meluncurkan model baru.
Permintaan Pasar Jadi Pertimbangan
Pengembangan kendaraan baru disebut sangat bergantung pada respons konsumen.
BYD mengumpulkan masukan dari berbagai pasar untuk menentukan arah pengembangan berikutnya.
Minat terhadap kendaraan listrik di sektor tertentu turut mendorong munculnya rencana ini.
Peluncuran Diperkirakan Masih Lama
Hingga saat ini, belum ada jadwal pasti terkait peluncuran Shark 6 versi listrik maupun pikap ukuran besar.
Kedua model tersebut diperkirakan baru akan hadir setidaknya dalam beberapa tahun ke depan.
Pengembangan ini menjadi bagian dari strategi BYD untuk memperluas jangkauan produk di segmen kendaraan komersial dan utilitas.