Vespa GTS Super 150 ABS I-Get Mendapat Penyegaran, Apa Saja?

Posted on

NYETIR.id – PT. Piaggio Indonesia selaku distributor motor Vespa Matic di Indonesia melakukan penyegaran pada lini-nya, yaitu Vespa GTS Super 150 I-Get ABS 2019, apa saja ubahan yang dilakukan oleh PID terhadap Vespa bongsor ini?

Sebenarnya secara kasat mata tidak terlihat adanya perbedaan dibanding dengan generasi sebelumnya, nah bagian yang berubah adalah dasi depan yang sebelumnya membentuk huruf U, sekarang dasi ini memanjang hingga ke batas spakbor depan, sekilas desain ini mengingatkan pada desain dasi Vespa 946.

Kemudian untuk lampu depan sekarang sudah menggunakan LED, desain lampu depan tetap bulat namun memiliki 2 cluster lampu, lagi-lagi konfigurasi lampu ini sekarang mirip dengan Vespa Primavera. Lampu belakang juga menggunakan LED yang mirip dengan Vesap Primavera, namun untuk lampu indikator belok (sein) tetap menggunakan bohlam.

Untuk urusan mesin, Vespa GTS Super 150 I-Get ABS tetap menggunakan mesin 155cc (i-Get) 1 silinder berpendingin cairan. Kemudian untuk bagian kaki-kaki tetap menggunakan ban dengan ukuran ring 12, dibalut dengan ban ukuran 120/70 untuk bagian depan dan 130/70 untuk ban belakang, sedangkan warna pelek tetap berwarna hitam glossy. Sistem pengereman sesuai namanya menggunakan ABS serta disc brake pada bagian depan dan belakang.

Kemudian adanya warna baru pada Vespa GTS 150 I-Get ABS yaitu warna kuning atau Vespa menyebutnya dengan Yellow Sole yang mirip dengan varian warna pada Vespa LX150ie.

Baca Juga : KTM 790 Adventure dan 790 Duke Resmi Mengaspal di Indonesia

Untuk masalah banderol. Harga Vespa GTS 150 i-Get ABS ini dibanderol di harga 58 Juta Rupiah (OTR Jakarta). Dengan harga ini Vespa GTS 150 i Get ABS tentu akan bersaing ketat dengan Lambretta V200 yang baru diluncurkan di ajang IMOS 2019 lalu.

Kamu tertarik? silahkan sambangi dealer Vespa terdekat karena Vespa GTS Super 150 I-Get ABS ini sudah bisa dipesan mulai dari bulan Juni ini!

Arsan Triabdillah
10 Posts

Author: Arsan Triabdillah

Senang jalan kemana aja, suka dengan suasana pegunungan, kalau ada jalan mulus ingetnya malah pengen naik motor bukan mobil, tapi senang juga sama mobil kok.

Join the conversation

Leave a comment
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *