Honda PCX 150 vs Yamaha NMAX 155 : Adu Jotos Dua Rival

Posted on

NYETIR.id – Honda PCX 150 sekarang sudah hadir versi lokalnya.  Ya, premium skuter dari Honda itu sebelumnya masih menyandang status CBU. Sehingga harganya tidak bersahabat bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Harga Honda PCX 150 lokal yang jauh lebih murah dibandingkan model sebelumnya yang masih CBU tentu saja menghadirkan persaingan dengan Yamaha NMax yang sudah lebih dulu moncer penjualannya. Hal ini dikarenakan kedua produk tersebut memiliki spesifikasi, bentuk dan harga Yamaha Nmax dan PCX yang mirip mirip.

Tim NYETIR.id mendapatkan kesempatan untuk mengetes motor ini di Bali secara head to head untuk membandingkan segala aspek yang mungkin dilihat saat membuat keputusan membeli kedua motor ini. Mau tahu bagaimana hasilnya? Yuk cekidot!

1. Looks

Secara tampilan, kedua motor ini memiliki jenis body yang hampir sama. Yaitu jenis maxi scooter dengan karateristik pengendaraan santai. Namun bedanya, kedua motor ini memiliki desain yang sedikit berbeda.

Honda PCX 150 memiliki desain elegan dan mewah, terlihat dari desain lampu belakang dan depan yang bertumpuk dan menghadirkan kesan mewah. Begitu juga dengan desain sampingnya yang sangat mencirikan motor mewah dengan lekukan desain yang cenderung membulat dan tidak edgy.

Sedangkan Yamaha Nmax cenderung bermain ke arah desain sporti. Ia memiliki tarikan garis garis tajam yang terlihat kekar di sekujur bodinya, walaupun masih ada kesan elegan tetapi Nmax jauh terlihat sporti dibandingkan dengan Honda PCX 150.

Kami sendiri lebih menyukai desain Honda PCX 150 karena bentuknya yang lebih modern dan mewah dibandingkan Yamaha Nmax. Namun kembali lagi, ini adalah masalah desain yang berarti kembali ke selera masing masing sehingga tidak bisa diperdebatkan.

2. Kenyamanan

Masalah kenyamanan, kedua motor ini memiliki karateristik yang mirip mirip karena memang bentuknya yang sama sama maxi scooter. Namun ada perbedaan rasa berkendara yang bisa kami notice di kedua motor ini.

Honda PCX 150 menawarkan posisi berkendara santai dengan posisi stang yang agak rendah dan lebar. Dek tambahan di bagian depan motor ini memiliki ukuran yang tidak terlalu luas sehingga kaki pengendara agak menggantung apabila selonjoran.

Jok pada Honda PCX cenderung agak keras dan kaku material pembungkusnya. Hal ini sedikit mengurangi kenyamanan kami ketika membawa motor ini di tengah kemacetan dan terik matahari di kawasan Seminyak.

Bokong kami terasa agak panas dan pegal ketika macet dalam waktu yang lama. Untung saja tertolong oleh suspensi yang empuk dan travel suspensi yang panjang.

Yamaha Nmax sendiri menawarkan posisi duduk santai dengan posisi stang tinggi dan ukurannya pas, tidak lebar dan tidak kecil / narrow. Nilai plusnya, dek pada Yamaha Nmax ukurannya panjang dan luas sehingga pengendara bisa fleksibel menaruh kaki saat selonjoran.

Yang kami suka, jok pada Yamaha Nmax memiliki desain yang lebar dan bahan pembungkus serta busa yang empuk. Bokong jadi tidak cepat panas dan tidak terasa pegal. Suspensi baru pada Yamaha Nmax ini juga nyaman, tidak seperti Nmax generasi sebelumnya yang memiliki suspensi keras seperti batu.

Untuk hal ini, kami lebih suka Yamaha Nmax, karena posisi stang yang lebih tinggi dan pendek, dek yang luas dan panjang serta jok yang lebih empuk dan nyaman. Hal ini tentu saja menawarkan kenyamanan lebih dari Honda PCX 150.

3. Fitur

Fitur fitur yang terdapat di Honda PCX 150 dan Yamaha Nmax ini cenderung berbeda lumayan jauh.

Di Honda PCX 150 terdapat berbagai macam fitur unggulan seperti ISS, hazard, kunci kontak keyless, alarm, charger 12v yang tidak terdapat pada Yamaha Nmax.

Oiya, unit PCX 150 yang kami kendarai dilengkapi sistem ABS. Sistem ABS yang dimiliki PCX 150 lebih inferior dibandingkan dengan Yamaha Nmax karena hanya menganut sistem single channel berbeda dengan Nmax versi ABS yang menganut dual channel alias depan belakang.

Untuk fitur, PCX 150 unggul telak. Dengan harga yang berbeda sedikit sekali dengan Yamaha Nmax. Ia bisa menawarkan fitur yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan rivalnya itu.

4. Mesin dan Tenaga

Soal mesin keduanya memiliki karakter yang berbeda. Secara kubikasi, Yamaha Nmax lebih unggul sekitar 5 cc karena kapasitasnya yang 155cc dan didukung oleh teknologi VVA.

Diatas kertas, mesin Honda PCX 150 yaitu unit 149,3 cc SOHC 2 klep bertenaga 14,5 dk dan torsi 13,2 Nm dengan mesin Yamaha Nmax 155 yaitu unit 155 cc SOHC 4 klep VVA bertenaga 14,8 dk dan torsi 14,4 Nm terlihat mirip dari sisi tenaga dan torsi. Beda beda tipislah.

Namun apabila dirasakan langsung, ternyata bedanya sangat kentara lho Teman Nyetir!

Mesin dari Yamaha Nmax ini cenderung responsif dan mengisi tenaganya. Ketika dibawa di baik di perkotaan seperti Kuta, Seminyak, Ubud maupun di bagian desa dan gunung seperti Bedugul, Tabanan, Angseri, Yamaha Nmax ini menunjukkan keperkasaannya. Tenaganya selalu ada dan bisa diandalkan di tanjakan curam maupun berliku.

Sedangkan Honda PCX 150 memiliki karakter mesin yang cenderung sangat halus. Memang ketika dibawa di perkotaan tenaganya lebih terkontrol dibandingkan dengan Yamaha Nmax, namun ketika melahap tanjakan curam dan liku liku yang menantang, ia seolah kedodoran dan tertinggal jauh dari Yamaha Nmax.

Kami sendiri menyukai Yamaha Nmax untuk karakter mesin dan tenaganya ini. Jauh lebih mengisi dan bisa diandalkan ketika menempuh perjalanan jauh, sehingga bisa diandalkan untuk city bike dan touring bike. Berbeda dengan karakter mesin Honda PCX 150 yang sepertinya hanya cocok untuk didalam kota saja.

5. Konsumsi BBM

Berbicara konsumsi BBM, sebetulnya keduanya tidak terlalu berbeda jauh. Sebagai catatan saya berkendara sendiri dengan berat 105 kg dengan membawa tas punggung serta gaya berkendara yang cenderung berubah ubah menyesuaikan kondisi jalan.

Untuk Honda PCX 150 saya mencatatkan konsumsi BBM 39,4 km/l dan Yamaha Nmax saya mencatatkan torehan 34,5 km/l. Cukup berbeda memang, namun konsumsi BBM yang lebih boros 4,9 km/l tentu terbayar dengan performa yahud yang dimiliki Yamaha Nmax.

Kesimpulan

Walaupun kedua motor ini memiliki target market dan range harga yang sama. Nyatanya keduanya berbeda dari sisi pengendalian, mesin dan kenyamanan. Honda PCX 150 lebih menawarkan model mewah dan elegan serta mesin khas Honda yang cenderung halus dan santai.

Sedangkan Yamaha Nmax menawarkan mesin yang bertenaga dengan model yang cenderung sporti.

Baca Juga : Review Honda All New PCX 150 : Senjata Honda Melawan Yamaha N-Max

Kami berharap Yamaha Nmax mendapatkan penyegaran baru di bidang fitur seperti penambahan keyless, charger, alarm maupun display RPM seperti yang terdapat di Yamaha Aerox 155.

Sedangkan untuk Honda, setidaknya mesin dengan teknologi jadul yaitu SOHC 2 klep nya itu bisa diperbarui atau dituning ulang sehingga karakternya bisa lebih mengisi dan bertenaga.

Pilihannya sekarang kembali lagi ke tangan kalian. Kalau suka fitur dan bentuk yang mewah dan modern bisa memilih Honda PCX 150. Namun kalau nyari motor yang bisa dipakai di dalam kota dan touring ke luar kota maka bisa memilih Yamaha Nmax sebagai pilihannya.

Nah kalo kalian suka lebih pilih yang mana nih?

Fadli Arfi
97 Posts

Author: Fadli Arfi

Penghobi otomotif khususnya segmen roda dua. Suka jalan jalan, nulis, sama kulineran!

Join the conversation

Leave a comment
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *