Tak Sesuai Segmen, Suzuki Ciaz Lempar Handuk

Posted on

Tangerang, Nyetir.id – Sebagai sedan yang digadang-gadang sebagai penerus kejayaan Baleno pada masa lampau ternyata tidak sesuai dengan harapan. Suzuki Ciaz sedan yang dilaunching pertengahan 2015 ini tidak mampu menembus penjualan layaknya Honda City ataupun Toyota Vios. Padahal secara spesifikasi, mobil ini termasuk kategori sepadan dengan pesaingnya.

Berbeda dengan di India yang laris manis (hampir 5.500 unit) pada 2017, penjualan Ciaz di Indonesia terbaik hanya membukukan 35 unit di 2016, sedangkan di 2017 malah 30 unit (data Gaikindo).

Menyikapi hal ini, Donny W Saputra Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales menjelaskan bahwa kondisi pasar di Indonesia dengan India berbeda. “Di Indonesia pembeli potensial ada di range usia 30-40an, sehingga mereka memerlukan produk-produk yang agresif,” tuturnya.

“Suzuki Ciaz sebagai produk sedan yang diasosiasikan produk nyaman kurang diserap oleh kalangan muda,” lanjut Donny.

Lantas apakah PT Suzuki Indomobil Sales tidak mengalami kerugian atas hal tersebut?

Suzuki Ciaz tidak diproduksi langsung di Indonesia, melainkan diimpor secara utuh dari luar. “Oleh karena itu, tidak benar PT SIS menyetop penjualan Suzuki Ciaz, hanya saja kami melayani dengan system by order. Kalau ada SPK akan kami pesankan,” kilah Donny saat galadinner dengan media daerah di sela-sela acara GIIAS 2018 (2/8).Suzuki Ciaz adalah sedan yang dibuat dengan berbagai kelebihan seperti design yang elegan dan futuristic, memiliki safety feature yang lengkap di kelasnya, rangka baja, side impact beam, immobilizer, sensor dan kamera parkir serta sistem pengereman dengan ABS dilengkapi EBD.

Suzuki Ciaz mengusung mesin K14B bensin  berkapasitas 1.373 cc, bertenaga 92 Hp dan torsi 130 Nm, hal inilah yang membuat Suzuki Ciaz sedan paling irit dibandingkan Honda City dan Vios.
Banderol Suzuki Ciaz saat ini adalah Rp 291,5 juta On The Road Surabaya untuk varian manual dan Rp 302 juta On The Road Surabaya untuk transmisi otomatis.

 

Handi Cahyono
11 Posts

Author: Handi Cahyono

Join the conversation

Leave a comment
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *