Pilihan LMPV Makin Beragam, Mana Yang Mesinnya Paling Powerful?

Posted on

Tidak didesain untuk kebut-kebutan, tapi performa menjadi salah satu pertimbangan dalam membeli LMPV.

LMPV atau Light Multi-Purpose Vehicle masih menjadi pilihan masyarakat Indonesia. Hal ini terbukti oleh penjualan pada segmen ini yang laris manis selama kurang lebih satu dekade terakhir, tak sedikit pabrikan mobil yang ingin ikut merasakan manisnya berjualan LMPV yang kini menjadi kian beragam. Namun, dari sekian banyaknya macam dan jenis LMPV yang dijual tentu semuanya diciptakan berbeda dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut ini adalah 3 LMPV dengan mesin paling powerful di kelasnya.

1. Honda Mobilio

Mesin Honda memang dikenal lebih bertenaga dibandingkan kompetitornya. Seluruh lini produk Honda selalu dilengkapi mesin dengan output yang paling besar pada segemnnya, tak terkecuali Mobilio sebagai LMPV. Dibekali mesin Honda L15Z1 yang mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 118 hp dengan torsi puncak 145 Nm.

Berkat teknologi VTEC (Variable Valve Timing and Lift Electric Control), mesin L15 yang ada sejak tahun 90-an ini tetap bisa bertenaga besar meskipun masih menggunakan teknologi single camshaft. Namun, tenaga besar yang dihasilkan baru dapat dirasakan pada putaran mesin atas yakni 6.600 rpm dan torsi maksimum pada 4.600 rpm.

Karena titik tenaga maksimum yang tinggi tersebut, Honda Mobilio tidak begitu terasa sporty pada putaran bawah. Tapi memang pada putaran atas mesinnya benar-benar bertenaga! Sayang, tenaga yang besar ini dipasangkan dengan transmisi CVT yang membuat rasa berkendaranya kurang sigap dan banyak terjadi delay sebelum tenaga dari mesin bisa langsung disalurkan ke roda penggeraknya. Tapi jangan khawatir tetap ada pilihan transmisi manual 5-percepatan.

2. Mitsubishi Xpander

Mitsubishi dikenal sebagai mobil yang memiliki performa baik sejak awal dijual di Indonesia. Kesan performa tinggi juga sangat erat pada pabrikan mobil dengan logo tiga berlian ini berkat lini produk Lancer Evolution yang sangat legendaris sejak tahun 90-an. Mitsubishi pun tidak menghilangkan kesan tersebut pada Xpander yang notabene adalah sebuah LMPV, karenanya mesin Mitsubishi 4A91 yang bertenaga dipilih sebagai dapur pacu Xpander.

Teknologi MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve Timing Electronic) menjadi andalan Mitsubishi untuk bisa mendongkrak tenaga yang besar namun tetap efisien dari mesin yang sudah berumur lebih dari 1 dekade ini. Dengan output sebesar 109 hp dan torsi puncak 145 Nm, Xpander menjadi salah satu LMPV dengan tenaga mesin paling besar di kelasnya.

Meski mesin 4A91 sudah cukup berumur dan banyak digunakan pada mobil-mobil Mitsubishi seperti Lancer, namun mesin ini tetap cukup kuat untuk membuat Xpander disebut sebagai LMPV powerful. Tenaga tersebut disalurkan melalui pilihan transmisi otomatis 4-percepatan konvensional atau manual 5-percepatan yang menghasilkan rasa berkendara yang direct tanpa banyak slip pada transmisi.

3. Wuling Confero S

Sebagai pemain baru, Wuling langsung menawarkan beragam keunggulan pada produk-produknya untuk menyaingi kompetitor pada kelasnya. Tentu salah satunya adalah performa tinggi pada LMPV Wuling yaitu Confero S. Dibekali mesin GM S-TEC III yang di-knock down dengan spesifikasi lokal dan diubah menjadi P-TEC DVVT dengan output 107 hp dan torsi maksimum 142 Nm menempatkan Wuling sebagai LMPV paling bertenaga ketiga di kelasnya.

Meski tenaganya terbilang besar, namun performa Confero S tidak terasa signifikan. Bukan tanpa alasan, tenaga yang terasa kurang ini karena Confero menganut penggerak roda belakang seperti Toyota Avanza sehingga banyak terjadi power loss sejak tenaga dikeluarkan dari mesin hingga sampai ke roda belakang melalui transmisi, gardan dan as roda.

 

Avicena Pratikto
25 Posts

Author: Avicena Pratikto

Penyuka BMW, Mercedes-Benz, dan mobil Eropa serta mobil-mobil CBU lainnya termasuk Carawang Built-Up.

Join the conversation

Leave a comment
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *