Inilah Wujud EQC, SUV Listrik Pertama Mercedes-Benz

Posted on

Mercedes-Benz akhirnya secara resmi memperkenalkan EQC, SUV listrik pertamanya Rabu (4/9) lalu di World Premiere Event di Stockholm, Swedia. EQC akan menjadi juru kunci persaingan SUV elektrik yang akan berhadapan dengan Tesla Model X, dan Jaguar I-PACE.

EQC menjadi produk pertama yang akan diproduksi dari sub-brand EQ yang menjadi lineup khusus mobil-mobil listrik buatan Mercedes-Benz.

Berbasis pada prototype bernama EQ Concept yang dipamerkan tahun 2016 lalu, EQC memiliki dua buah motor listrik yang masing-masing menggerakan roda depan dan roda belakang dengan output tenaga yang berbeda.

Menurut Dieter Zetsche, Head of Mercedes-Benz Cars untuk Daimler AG, dua motor listrik yang berbeda ini akan memiliki fungsi yang berbeda. Motor pada bagian depan dioptimalkan untuk efisiensi terbaik yang memungkinkan jarak tempuh yang lebih besar, sementara motor di bagian belakang menambah sportivitas.

Kedua motor listrik tersebut menghasilkan output total sebesar 300 kW dengan pasokan daya dari baterai dengan kapasitas 70 kWh. Hasilnya, EQC mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 462 hp dan torsi maksimum 764 Nm.

Berbicara mobil listrik tentu pertimbangan utama adalah pada jarak tempuh. EQC diklaim oleh New European Driving Cycle (NEDC) mampu menempuh jarak hingga 450 kilometer dalam satu kali pengisian baterai.

EQC akan mulai di produksi pada tahun 2019 dan mulai dikirimkan kepada konsumen setahun setelahnya. Meski demikian, kehadiran EQC tentu akan membuat mobil listrik menjadi lebih menarik, dan tentunya ketika Mercedes-Benz membuat suatu mobil sudah bisa dipastikan akan reliable.

Lihat juga: BMW iX3, SUV listrik pertama dari BMW.

Avicena Pratikto
25 Posts

Author: Avicena Pratikto

Penyuka BMW, Mercedes-Benz, dan mobil Eropa serta mobil-mobil CBU lainnya termasuk Carawang Built-Up.

Join the conversation

Leave a comment
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *