Hadir Belakangan, Apa Keunggulan Nissan Terra?

Posted on

Nissan Motor Indonesia baru saja meluncurkan Terra beberapa waktu lalu, SUV 7-seater berbasis ladder frame ini berhadapan langsung dengan Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner. Meski kehadirannya telat dan dianggap sebagai pahlawan kesiangan, Terra tak bisa dipandang sebelah mata.

Sebagai pengingat, Fortuner pertama kali dijual di Indonesia pada tahun 2005, sedangkan Pajero Sport menyusul kesuksesan Fortuner ketika masuk pasar Indonesia pada awal 2009 sebagai alternatif pilihan SUV. Nampaknya Nissan juga tak ingin kelewatan berjualan SUV 7-seater, apalagi menurut statistik yang dirilis oleh Gaikindo penjualan SUV pada Januari-Juni 2018 meningkat hampir 20% dibandikan tahun sebelumnya.

Tentu ini menjadi momen baik bagi Nissan untuk merilis Terra dan turut meramaikan pasar SUV 7-seater. Lantas, apa yang menjadi keunggulan Nissan Terra dibandingkan dengan rivalnya?

Mesin YD25DDTi High Power

1. Mesin Paling Bertenaga

Nissan mempersenjatai Terra dengan mesin diesel 2.500 cc yang lebih besar dibanding Pajero Sport dan Fortuner yang hanya 2.400 cc. Terra menggunakan mesin YD25DDTi High Power dibekali turbocharger yang mampu menghasilkan tenaga puncak 190 hp dan torsi maksimum sebesar 450 Nm.

Sebagai perbandingan, Chevrolet Trailblazer yang sama-sama menggunakan mesin diesel berkapasitas 2.500 cc hanya mampu menghasilkan tenaga 180 hp dengan torsi maksimum 440 Nm, sedangkan Pajero Sport meraih tenaga puncak 178 hp dengan torsi maksimum 450 Nm dan Fortuner yang paling kurang bertenaga karena hanya menghasilkan 148 hp dengan torsi maksimum 400 Nm.

Pilihan 6 Airbags sudah tersedia mulai tipe terendah

2. Fitur Keselamatan Paling Lengkap

Pajero Sport dan Fortuner memang sudah dilengkapi dengan 7 buah airbag sebagai fitur keselamatan pasif, namun jumlah tersebut hanya untuk varian tertinggi alias 4×4. Sedangkan Terra sudah dilengkapi dengan 6 buah airbag mulai dari varian terendah Tipe E untuk meningkatkan keselamatan ketika terjadi kecelakaan.

Tak hanya airbag berlimpah, Terra juga dipenuhi dengan fitur keamanan aktif lainnya seperti Vehicle Dynamic Control yang menjaga laju kendaraan tetap stabil meski mobil kehilangan traksi, Hill Start Assist untuk semua tipe, Hill Descent Control untuk tipe 4×4, Blind Spot and Lane Departure Warning untuk tipe VL, dan Moving Object Detection untuk tipe VL.

3. Suspensi Nyaman

SUV 7-seater berbasis ladder frame memang sering dikaitkan dengan gejala limbung dan bantingan suspensi yang memantul. Sementara Terra menggunakan suspensi Double-Wishbone pada bagian depan dan suspensi belakang yang menggunakan model 5 Multi-link dengan stabilizer. Hasilnya pengendalian pada on dan off-road semakin mantap dan stabil, serta lebih fleksibel ketika dibawa off-road pada medan yang berat.

Penggunaan 5-Link suspension ini juga ditemui pada Chevrolet Trailblazer yang sudah mengaplikasikannya sejak tahun 2012. Sebagai perbandingan, Pajero Sport menggunakan suspensi Rigid Axle 3-Link dengan coil spring dan Fortuner menggunakan Lateral Rod 4-Link dengan stabilizer.

Intelligent Rear View Mirror

4. Fitur Berlimpah

Selain fitur keselamatan, Terra dilengkapi dengan berbagai fitur yang menambah kenyamanan berkendara. Mulai dari Intelligent Rear View Monitor (IRVM) atau layar spion yang menggunakan kamera untuk pandangan ke belakang lebih jelas dan Intelligent Around View Monitor atau biasa disebut sebagai Camera 360 untuk melihat sekeliling mobil.

Fitur lainnya seperti Tire Pressure Monitoring System yang memberikan informasi tekanan ban secara real-time, Gyroscope sensor yang memudahkan anda melihat sudut kemiringan mobil ketika off-road, automatic tumbling seat untuk baris kedua dan roof monitor sebagai layar entertainment untuk penumpang belakang.

 

Nissan Terra saat ini sudah dapat dipesan dengan estimasi harga mulai dari Rp 460 juta untuk tipe terendah hingga Rp 670 juta untuk tipe 4×4. Nissan menjanjikan Terra akan sampai ke konsumen pada awal November 2018 bagi yang sudah memesan selama GIIAS 2018 kemarin.

Avicena Pratikto
25 Posts

Author: Avicena Pratikto

Penyuka BMW, Mercedes-Benz, dan mobil Eropa serta mobil-mobil CBU lainnya termasuk Carawang Built-Up.

Join the conversation

Leave a comment
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *