BMW i8 Roadster Review : Menatap Masa Depan

Posted on

NYETIR.id – Berbicara tentang BMW i8 tentu kita akan diingatkan dengan film Mission Impossible Ghost Protocol dimana Ethan Hunt menggunakan mobil yang tadinya dinamai BMW Vision EfficientDynamics ini.

Desainnya yang sangat futuristis tentu menjadi magnet mobil ini untuk segera menjadi primadona di film itu. Tak lama setelah muncul di film Ghost Protocol. BMW i8 pertamakali diluncurkan di dunia pada tahun 2014.

Mobil ini segera menyita perhatian publik dengan cepat, selain dielu elukan karena desainnya yang sangat way ahead of time serta fitur e-drive nya yang canggih mobil ini juga menuai kontra karena mesin 1.500cc TwinPower Turbo 3 Silinder dan Mesin Listrik yang diusungnya dianggap terlalu “kecil” untuk sebuah sport car.

Lalu pada November 2017. Mobil ini kembali mendapat penyegaran di beberapa sisi, dan untuk pertamakalinya i8 mendapatkan varian atap terbuka yaitu i8 Roadster yang memiliki atap terbuka kanvas dan kapasitas penumpang yang hanya dua orang karena bangku belakang dikorbankan untuk penempatan atap terbuka.

Di Indonesia sendiri BMW i8 Roadster diluncurkan pada ajang GIIAS 2018. Pada kesempatan kali ini, kami mendapatkan kesempatan eksklusif dari BMW Indonesia untuk mengulas langsung tentang mobil ini lebih dalam. Mau tahu seperti apa impresi kami terhadap BMW i8 Roadster ini? Simak terus ya!

Exterior

Futuristis, modern dan mewah. Tiga kata itu langsung ada di benak kami ketika melihat BMW i8 Roadster ini lebih dekat. Ya, modelnya memang sangat futuristis, penggunaan kidney grille yang polos, lampu menyipit serta tarikan garis yang flamboyan dan lekuk body nya yang seksi membuat siapapun mata yang memandang akan jatuh cinta.

Penggunaan pintu model dihedral-butterfly pada i8 Roadster ini membuat nilai futuristis dan eksotisnya meningkat. Cobalah turun dari BMW i8 Roadster ini sambil membuka pintu cantiknya, dijamin kamu akan segera menjadi pusat perhatian.

Nilai unik pada eksteriornya tidak berhenti sampai disitu saja, Lihatlah pada bagian belakangnya. Ada pertemuan dua garis atap dan bagian tengah mobil ini yang dibiarkan menggantung untuk mengejar nilai aerodinamika yang bentuknya sangat eksotis, terlihat seperti floating dan sangat sedap dipandang mata.

Penggunaan velg 20 inch model Turbine juga semakin memperkental kesan futuristis pada mobil ini. Ketika berjalan mobil ini terlihat sangat keren dengan velg model turbine tersebut

Interior dan Akomodasi

Senada dengan eksteriornya, mobil ini juga memiliki interior yang tidak kalah menariknya. Bagian interiornya didominasi dengan guratan modern berwarna kombinasi hitam dan orange dengan layar i Drive besar ditengah serta setir dengan model yang dinamai dengan Sport Multi-Function Steering Wheel yang berbeda dengan model BMW lainnya.

Secara akomodasi, walaupun mobil ini kelasnya adalah sport car, dimana akomodasi tidak terlalu diperhatikan di mobil ini ternyata suprisingly sangat enak digunakan untuk mengakomodasi kebutuhan sehari hari.

Kursi mobil ini walaupun posisinya Racy seperti layaknya sport car pada umumnya, tapi posisinya masih ergonomis. Bahkan jika dibandingkan dengan BMW Z4 yang kami review kemarin, posisinya masih lebih nyaman dan ergonomis BMW i8 Roadster!

Feature, Safety and Comfort

Berbicara soal fitur, mengingat mobil ini adalah salah satu rangkaian flagship BMW. Mobil ini tentu sudah dilengkapi dengan banyak fitur fitur canggih. FItur hiburan canggih macam Touch Control Display i Drive berukuran 8,8 inci dengan berbagai fitur multimedia terkini, GPS serta camera 360 tersedia lengkap untuk menemani perjalanan pemiliknya.

Berbicara fitur fitur penting lainnya, BMW sudah menerapkan Adaptive Front LED Headlight, Harman Kardon Audio System, BMW Live Cockpit yang menampilkan informasi speedometer dengan sangat lengkap dan atraktif serta HUD yang sangat membantu ketika sedang berkendara pada kecepatan tinggi.

Sebagai sebuah Roadster, ia juga telah dilengkapi dengan fitur buka tutup atap kanvas elektrik yang dapat dibuka tutup dengan waktu yang cukup cepat. Kami menghitung dalam sekali buka / tutup, atap i8 Roadster hanya membutuhkan 15 detik saja dan dapat dilakukan ketika mobil diam / berjalan hingga maksimal kecepatan 50km/h.

Engine

Mesin merupakan salah satu hal yang paling menarik dibahas di mobil roadster ini. Apalagi kalau bukan karena mesinnya yang tergolong sangat mungil untuk kelas Sport Car.

BMW i8 Roadster menggunakan mesin bensin berkapasitas 1.500 cc 3 Silinder TwinPower Turbo yang mampu menghasilkan tenaga 231 HP. Mesin tersebut dipadukan dengan motor listriknya yang ketika keduanya digabungkan daya yang dihasilkan mampu meraih 374 HP dan torsi sebesar 420 Nm.

Mesin pada BMW i8 Roadster ini dapat berjalan dengan 3 mode. Mode auto yang menggabungkan penggunaan mesin listrik untuk kecepatan rendah dan mesin bensin ketika kecepatan tinggi. Mode Max E-drive yang menggunakan mesin listrik secara penuh serta mode Sport yang menggunakan gabungan mesin bensin dan listrik untuk performa maksimal dimana mesin bensin dan listrik hidup terus menerus secara bersamaan agar menghasilkan performa maksimal.

Sebelum mencoba, kami agak sedikit skeptis karena mesin 3 silinder yang digunakannya. Namun setelah mencobanya di jalan sepi atau trek lurus yang lumayan panjang, keraguan kami tersebut hilang sama sekali! Mesin 3 Silindernya tersebut surprisingly sangat bertenaga, terlebih lagi dibantu dengan motor listrik yang membuat akselerasinya semakin instan. Mobil ini dapat berakselerasi dari 0 ke 100 hanya dalam 4.6 detik saja. Figur yang lumayan baik untuk sebuah sport car.

Memang, ada sport car lain yang lebih kencang dibanding BMW i8 Roadster ini. Namun, BMW memang tidak mendesain mobil ini untuk fokus kepada performa. i8 Roadster didesain untuk kenyamanan, sustainabilitas masa depan, efisiensi, masa depan progresif serta kecanggihan teknologi. Tak heran, karena penggunaan mesin dan teknologi e-drive yang canggih tersebut, konsumsi BBM nya pun sangat irit. Kami bisa mendapatkan figur 1:22 untuk pemakaian dalam kota dan figur 1:30 untuk pemakaian dalam kota.

Driving Impression

Nyaman dan kencang! Itu hal pertama yang terlontar saat kami mencoba BMW i8 Roadster untuk pertamakalinya. Mobil ini tidak terasa keras, kaku seperti sport car pada umumnya namun karakternya nyaman dan enak untuk digunakan sehari hari di berbagai kontur jalanan.

Mesin bensin dan listriknya sangat smooth dan responsif ketika digunakan. Dengan satu jentikan pedal saja, mobil ini sudah melaju kencang dan membuat kami seakan lupa sedang didalam mobil dengan mesin 3 silinder.

Ada hal unik yang kami temukan ketika mengendarai mobil ini. Salah satunya adalah fitur BMW Active Sound System yang berfungsi untuk membuat suara mesin artifisial di luar dan di dalam kabin. Sejujurnya fitur ini lumayan menarik karena dengan suara mesin artifisial ini, kami seolah olah seperti membawa mobil dengan silinder banyak dan kapasitas besar. Namun untuk para petrolhead sejati, fitur ini mungkin dianggap sebagai kekurangan karena tidak natural seperti suara mesin besar pada umumnya.

Ground clearance juga menjadi nilai plus pada mobil ini. Ia memiliki ground clearance sebesar 4.5 inch yang cukup tinggi untuk kelas sport car. Hal ini berdampak positif karena ketika kami membawa mobil ini di parkiran basemen yang cukup tinggi gundukannya, maupun di jalan yang banyak polisi tidurnya bukan menjadi masalah karena tidak gesrot maupun terpentok di bagian bawahnya.

Baca Juga : BMW 8 Series : Si Legenda Yang Terlahir Kembali

Namun tentu dibalik kelebihan ada beberapa kekurangan pada mobil berharga 4.5 Milyar On The Road ini. Salah satunya adalah karakter handling yang kurang mantap imbas penggunaan suspensi yang empuk dan berorientasi pada kenyamanan. Selain itu feel setirnya terasa kurang direct dan sangat enteng sehingga apabila digunakan untuk manuver dadakan terasa kurang enak.

Verdict

BMW i8 Roadster Depan

Sebuah mobil masa depan yang hadir di masa sekarang. Ia nyaman, canggih, futuristis serta ramah lingkungan. Buang ekspektasi mobil bersilinder sedikit dan berkapasitas kecil itu tidak menyenangkan dikendarai, karena BMW i8 Roadster ini adalah buktinya.

Memang, ia bukan yang terkencang, paling sporti atapun paling fun to drive seperti BMW M Series. Namun ia diciptakan untuk individu yang menginginkan mobil sport yang ramah lingkungan, nyaman dan bisa digunakan sehari hari tanpa harus mengorbankan fungsionalitas dan kepraktisan.

Bagaimana menurut kamu?

What We Like

  • Desain super keren
  • Teknologi canggih
  • Efisiensi bahan bakar
  • Kenyamanan
  • Fungsionalitas maksimal
  • Easy to drive

What We Don’t Like

 

 

 

Fadli Arfi
104 Posts

Author: Fadli Arfi

Penghobi otomotif khususnya segmen roda dua. Suka jalan jalan, nulis, sama kulineran!

Join the conversation

Leave a comment
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *